TUBABA — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat (DPRD-TUBABA) Gelar Rapat Paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Senin, 13 April 2026.
kegiatan yang digelar DPRD Kabupaten Tubaba belum lama itu, dihadirin oleh Bupati Kabupaten Tubaba Novriwan Jaya, Wakil Bupati Tubaba Nadirsyah beserta Kepala OPD Pemkab setempat beserta Jajarannya, Ketua DPRD Kabupaten Tubaba Busroni yang didampingi Wakil Ketua I Ponco Nugroho, Wakil Ketua II Joko Kuncoro beserta Jajaran Anggota Legislatif (Aleg) lainnya.
Dalam penyampaiannya, Bupati Novriwan menerangkan, LKPJ merupakan kewajiban konstitusional kepala daerah sebagaimana diatur dalam Peraturan Perundang-undangan, sekaligus bentuk akuntabilitas penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.
“Capaian pembangunan yang diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, bukan semata-mata Pemerintah Daerah,”Terangnya.
Pada 2025, lanjut Bupati Novriwan, Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tubaba tercatat sebesar 5,15 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar 4,55 persen.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) juga mengalami peningkatan menjadi Rp16,86 triliun, dengan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penyumbang terbesar.
“Selain itu, PDRB per kapita naik menjadi Rp55,87 juta per tahun.
Tingkat kemiskinan turun menjadi 6,72 persen.
Gini Ratio menurun menjadi 0,239, menunjukkan berkurangnya ketimpangan, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 70,61, yang didukung oleh angka harapan hidup 74,55 tahun.
Rata-rata lama sekolah: 7,81 tahun
Harapan lama sekolah: 12,3 tahun,”Imbuhnya.
Dijelaskan juga oleh Bupati Novriwan, Pemerintah Daerah juga terus mendorong pembangunan sektor Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur melalui berbagai program, termasuk pembangunan dan peningkatan fasilitas puskesmas, sistem penyediaan air minum, sanitasi, serta pengadaan sarana pendidikan.
“Dibidang tata kelola Pemerintahan, sejumlah indikator menunjukkan capaian positif, antara lain:
Nilai SAKIP: 60,48 (Predikat B)
Reformasi Birokrasi: Predikat BB
Opini BPK: Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
Indeks Pelayanan Publik: 3,51 (Baik)
Indeks SPBE: 2,62 (Baik),”Jelasnya.
Untuk Realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 menunjukkan kinerja yang cukup baik:
Pendapatan daerah: Rp858,24 miliar (91,96%)
Belanja daerah: Rp864,18 miliar (91,27%)
Penerimaan pembiayaan: Rp26,35 miliar (101,08%)
Pengeluaran pembiayaan: Rp12,46 miliar (99,72%)
Oleh sebab itu, Bupati berharap DPRD Kabupaten Tubaba dapat memberikan rekomendasi strategis terhadap LKPJ tersebut sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan pembangunan di masa mendatang.
“Rekomendasi DPRD sangat kami harapkan sebagai masukan untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan kedepan” tutupnya.(*)
Ikuti Saluran WhatsApp Inspiratif.co.id, Instagram : @inspiratif.co.id_official, X : @inspiratifL, @PORT_INSPIRATIF, laman Facebook Media Inspiratif.co.id, untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.








